Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Benarkah Chipset MediaTek itu Murah, Jelek dan Cepat Panas? Ini Faktanya

Rabu | Mei 27, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-05-27T15:57:58Z
Benarkah Chipset MediaTek itu Murah, Jelek dan Cepat Panas? Ini Faktanya

DroidZ ID | MediaTek adalah perusahaan semikonduktor yang beroperasi sejak tahun 1997 lalu, MediaTek dikenal sebagai produsen Chipset untuk dipasang di Ponsel-ponsel android dengan harga yang terjangkau.

Namun bagi beberapa orang menganggap bahwa chipset buatan MediaTek itu memiliki kinerja yang jelek dibandingkan denga Snapdragon, terkenal gampang panas dan tidak efisien apakah itu benar? Mari kita kupas di artikel ini.

Hal yang harus kamu ketahui, bahwa artikel ini tidak disponsori oleh MediaTek tapi kalau MediaTek mau bisa kontak kami di laman Contact 😂 artikel ini dibuat untuk kamu yang bingung menentukan pilihan ponsel yang mau dibeli.

Bagusan Mana? MediaTek vs Qualcomm Snapdragon


Kita bahas saingan berat dari MediaTek yaitu Qualcomm Snapdragon yang dikenal jauh lebih baik daripada MediaTek, Qualcomm Snapdragon adalah produk dari perusahaan Qualcomm yang didirikan pada tahun 1985.

Awal nya Qualcomm bukan lah berupa SoC melainkan produk elektronik yang berfokus pada teknologi komunikasi berbasis satelit dan CDMA.

Baru pada 2005 mereka mengembangkan SoC chipset Snapdragon pertama, mengintegrasikan beberapa teknologi komunikasi dengan prosesor Scorpion yang mereka kembangkan.

Akan tetapi baru sukses dilirik pada tahun 2009 yang membuat perusahaan ponsel pintar tertarik menggunakan chipset buatan Qualcomm Snapdragon untuk produk mereka.

Hal ini membuat bisnis Qualcomm berkembang pesat, dan mereka pun mempekerjakan sekitar 17.500 karyawan pada tahun 2010, serta memperluas operasi mereka di 35 negara.

Sejak saat itu Bisnis Chipset menjadi bisnis utama perusahaan Qualcomm, sehingga sampai saat ini banyak sekali teknologi baru yang diusung oleh Qualcomm Snapdragon seperti teknologi Komunikasi LTE & 4 GLTE.

Sejarah MediaTek


MediaTek adalah perusahaan semikonduktor asal Taiwan yang didirikan pada tahun 1997 yang memang sejak awal difokuskan untuk menjadi perusahaan produsen chipset SoC.

MediaTek memberi nama chipset mereka dengan Helio dan Dimensity dan MediaTek cenderung lebih banyak menggunakan GPU Mali yang dikenal lebih cepat memproses grafis.

Tidak kalah dengan Qualcomm Snapdragon, MediaTek juga berinovasi seperti teknologi konektivitas 5G yang pertama di integrasikan pada chipset buatan MediaTek.

Kinerja Chipset MediaTek


Ranking Kinerja Chipset MediaTek

Kinerja Chipset MediaTek seringkali dianggap cepat rusak, panas dan tidak efisien dalam penggunaan data baterai.

Melihat peringkat yang dilaporkan oleh Tech Centuryon, MediaTek menduduki peringkat ke tiga dengan MediaTek Dimensity 1000 nya setelah Apple A13 Bionic dan Snapdragon 865.

Itu artinya MediaTek berhasil membuktikan bahwa mereka dapat bertengger pada posisi ketiga yang dapat bersaing dengan Apple dan Snapdragon sekalipun.


Kenapa MediaTek Cepat Panas


Bukan rahasia lagi kalau MediaTek dikenal cepat panas, memang benar bahwa Chipset buatan MediaTek yang sudah lama cepat panas karena terbatas oleh dana sebab yang seperti kita tahu bahwa MediaTek berfokus untuk membuat Chipset yang murah untuk ponsel flagship mid-range.

Namun tidak semua chipset buatan MediaTek memiliki kinerja yang rendah dan cepat panas, seperti Chipset MediaTek Helio G90T, Dimensity 1000 yang sudah mendukung teknologi & kemampuan yang tinggi.

Adalah hal yang salah jika kita menganggap bahwa semua chipset buatan MediaTek itu memiliki kinerja yang rendah dan memiliki kekurangan cepat panas, karena belum tentu semua chipset MediaTek memiliki kekurangan tersebut bahkan chipset terkenal seperti Snapdragon atau Exynos pernah memiliki series jadul mereka yang dikenal cepat panas.

Overall Chipset MediaTek generasi terbaru sangat worth-it untuk dibeli karena telah menyokong teknologi dan kemampuan baru serta dikhususkan untuk ponsel mid-range keatas namun dengan harga yang terjangkau.


×
Berita Terbaru Update