Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Zaman Semakin Maju, Mengapa Begitu Banyak Orang Menggemari Konspirasi?

Jumat | Mei 08, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-05-09T01:51:29Z
Zaman Semakin Maju, Mengapa Begitu Banyak Orang Menggemari Konspirasi?

Droidz | Peradaban dibumi semakin hari semakin berpendidikan, maju dan berkembang. namun anehnya banyak orang di zaman kini malah bersikap sebaliknya, banyak orang percaya bahwa perubahan iklim adalah berita bohong yang tidak akan pernah terjadi, lalu konspirasi vaksin buatan Yahudi dapat menyebabkan autisme, serta adanya teori bahwa bumi itu sebenarnya berbentuk datar, foto-foto bumi bulat ataupun foto dari luar angkasa, pendaratan manusia dibulan adalah efek CGI semata.

dan baru-baru ini virus corona, vaksin & teknologi jaringan 5G dikatakan konspirasi dari musuh yang diberinama 'Elit Global' oleh mereka.

Apakah kamu salah satu diantara mereka?


Melansir dari nationalgeographic seorang bernama Anthony Lantian dari Grenoble Alps University bersama timnya melakukan survei pada 1.000 orang dan merilis hasilnya dalam jurnal yang bernama Social Psychology  "I know things they don\'t know"

Menurut Lantian, sejumlah orang memiliki keinginan untuk menjadi unik dan berbeda dengan orang lain. Mereka rajin mencari informasi, terutama yang terkesan rahasia dan tak banyak orang percaya. Kecenderungan menjadi unik itu dihidupi oleh konspirasi yang terkesan memuat informasi rahasia tidak banyak org peduli dan tak masuk akal.

"Pesan dari riset ini adalah, orang yang ingin jadi unik cenderung percaya pada teori konspirasi. Semakin aktif mencari keunikan, semakin besar kemungkinan percaya pada konspirasi," ujar Lantian.

Hasil studi Lantian didukung oleh riset lain yang dilakukan oleh Roland Imhoff dan timnya dari Johannes Guttenberg Universitat di Mainz, Jerman. Riset yang juga dilakukan pada 1.000 orang itu mengungkap, orang yang ingin menjadi unik cenderung menghindari sesuatu yang bersifat mainstream atau biasa saja dikalangan masyarakat.

Teori Konspirasi di Indonesia

Di indonesia ada beberapa pihak yang menyebarkan paham Teori Konspirasi, mulai dari tokoh publik, artis, akun media sosial. Menyebarkan informasi dan opini-opini pembodohan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya hanya sebatas katanya, praduga dan mengira-ngira saja tanpa ada bukti faktual yang realistis untuk dicerna logika manusia.

Beberapa diantara mereka hanya menyebarkan informasi yang dibagikan dari akun yang tidak kredibel, misalnya mereka percaya bahwa virus corona itu sebenarnya tidak mematikan. Yang mematikan adalah Informasi medis yang sudah terbukti kebenarannya dalam Sains, menakuti masyarakat agar mental mereka 'down' oleh media, yang kemudian imun manusia akan hancur kemudian disusupi Virus Corona, Lalu mereka juga percaya bahwa obat virus corona sebenarnya sudah ditemukan namun disembunyikan karena merawat orang sakit jauh lebih menguntungkan, menguntungkan bagaimana? Ratusan tenaga medis setiap harinya meninggal karena terinfeksi dan kelelahan merawat pasien virus corona!

Padahal sudah banyak bukti-bukti valid faktual yang menyebutkan bahwa Virus Corona murni penyakit lama bukan hasil kebocoran lab dari wuhan, namun oleh hewan. Infeksi akibat virus corona, termasuk MERS dan SARS berasal dari kelelawar. Kebenarannya dapat dibuktikan  oleh sains contohnya seperti kasus infeksi MERS-CoV, ketika air liur atau urine kelelawar yang membawa virus termakan unta, maka unta akan terinfeksi dan menjadi perantara. Begitu pula pada manusia.

Penutup :


πŸŒΌπŸ€Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-car kesalahan orang lain”
(Al-Hujurat : 12)

×
Berita Terbaru Update