Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Apakah Game Mobile Legends Akan Sepi Pemain?

Rabu | Juni 10, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-06-10T13:01:25Z
Akankah Game Mobile Legends Sepi Peminat?

DroidZ ID | Berbicara tentang Moba tentunya yang akan ada dibenak kita game seperti Dota 2, League of Legends dan Arena of Valor adalah beberapa judul esports yang bertemakan MOBA. Pada dasarnya, MOBA adalah jenis genre game action real time yang merupakan turunan dari genre strategi.

Dalam genre ini, pemain mengontrol sebuah karakter atau hero yang memiliki atribut dan kemampuan yang unik dari karakter lainnya, dan hanya memiliki sebuah tujuan untuk memenangkan permainan, yaitu menghancurkan semua bangunan inti dari tim lawan.

Mobile Lengeds adalah game mobile MOBA X Arena, game ini di rilis sekitar tahun 2017 lalu yang berhasil menggeser popularitas dari Game Clash of Clans (COC) Yang waktu itu salah satu game yang sangat populer dan banyak dimainkan semua kalangan saat itu.

Perlahan gamer beralih ke game jenis baru yang membawa gameplay Multiplayer Online Battle Arena yang disuguhkan Moonton dengan kemasan yang lebih menarik dan baru di banding Clash of Clans.

Namun pertanyaan apakah Popularitas gamd Mobile Legends ini akan bertahan lebih lama lagi? Atau akan tergeser dengan game seperti Battleroyal, Battleground game cacing atau Bahkan dikalahkan oleh game dengan genre yang sama seperti Vainglory, Aov, Lokapala atau bahkan League of Legends: Wild Rift yang akan segera meluncur tahun ini.

Kalau kita menerka kapan popularitas dari Mobile Legends meredup tergantung tingkat kreativitas dan inovasi yang dimiliki oleh tim developer dari Mobile Legends ini selama masih ada pembaharuan baru membuat para pemain tidak akan cepat jenuh dengan game ini.

Karena seperti yang kita tahu Mobile Legends ini masih populer di kalangan eSport sebut saja seperti Jess No Limit yang masih memainkan game ini, menjadikan game ini masih bertengger jadi game Moba nomor satu di Mobile.

Melihat dari kacamata pemain, Game ini sekarang telah memiliki ekosistem pemain yang toxic membuat pemain non-toxic merasa terganggu walaupun hal ini telah biasa di game-game lain namun walaupun begitu bukan berarti tidak dapat di bendung pada game ini, seperti game lain nya yang sekarang telah memberikan hukuman ban bagi siapa saja yang berkata kasar pada game tentu Mobile Legends ini dapat dijumpai fitur tersebut.

Pemain Toxic dapa membuat kesal bermain MOBA sekaligus menghancurkan game tersebut tidak hanya muncul pada gaya bermain kasual, tetapi juga kompetitif. Match-fixing adalah sebuah ancaman baru yang menodai semangat kompetisi. Esports yang saat ini sedang berusaha untuk dapat diterima oleh semua kalangan masyarakat, memiliki permasalahan yang sama dengan olahraga tradisional. Merancang skenario kemenangan dalam suatu pertandingan jelas mencederai esensi suatu permainan.

Lalu pada sektor bug, pada game ini masih saja pada bagian yang sama yaitu jaringan ketika memainkan game tersebut, pemain merasa ketika memainkan game ini jaringan internet yang tadinya cepat dan stabil tak mampu memainkan game ini dengan lancar tanpa adanya lag.

Itulah kemungkinan terbesar skema meredup nya popularitas game Mobile Legends ini namun semuanya tergantung pada tim pengembang yang harus lebih kreatif mengolah game ini agar terus dapat dimainkan dengan pengalaman bermain yang baru dan tidak membosankan.
×
Berita Terbaru Update